Film SOLSTICE

    Share

    SeN
    Newbie
    Newbie

    Male
    Scorpio Dragon
    Posts : 50
    Location : Jakarta
    Job/hobbies : Sport, music, travel
    Join date : 09.02.09
    Reputation : 14

    Film SOLSTICE

    Post by SeN on 13/05/09, 11:01 pm



    Meski sudah enam bulan berlalu namun Megan (Elisabeth Harnois belum juga bisa melupakan peristiwa mengerikan saat saudara kembarnya meninggal bunuh diri. Ini membuat keempat kawan Megan merasa perlu menghibur Megan dengan cara mengajaknya berlibur.

    Megan akhirnya mengalah dan bersedia ikut bersama Christian (Shawn Ashmore), Zoe (Amanda Seyfried), Mark (Matt O'Leary) dan Alicia (Hilarie Burton) berlibur di sebuah danau di Louisiana. Waktu berlibur yang mereka pilih adalah di hari titik balik matahari di mana siang hari jadi lebih panjang dari biasanya.

    Orang-orang percaya bahwa di hari itu dunia gaib berada sangat dekat dengan dunia manusia dan karenanya kadang ada orang yang bisa berhubungan dengan orang yang sudah meninggal di hari itu. Itu juga yang dialami Megan yang merasa bahwa saudara kembarnya berusaha menghubunginya sejak ia sampai di danau. Belakangan, Megan sadar bahwa yang berusaha menghubunginya bukanlah saudara kembarnya tapi kekuatan lain yang berusaha masuk ke dunia.

    Agak sulit juga untuk menyebut film berjudul SOLSTICE ini sebagai sebuah film horor. Mungkin yang lebih tepat adalah film drama tentang hantu sama seperti konsep yang diusung film GHOST dulu. SOLSTICE tak bisa dikategorikan film horor karena tak ada unsur 'kejutan' yang menjadi elemen utama dari sebuah film horor. Pada beberapa adegan memang ada sedikit 'ketegangan' yang muncul namun tak cukup kuat untuk membuatnya menjadi sebuah film yang 'scarry'.

    Adegan-adegan klasik film horor seperti radio yang tiba-tiba berbunyi atau lampu mobil yang menyala-padam mungkin dimaksudkan untuk membawa penonton ke suasana tegang seperti seharusnya. Tapi scene klasik seperti itu yang tak diimbangi dengan unsur misteri dan kejutan memang akhirnya menjadi sesuatu yang basi dan sia-sia. Di saat film horor yang beredar di pasaran sudah sebanyak itu, sutradara dituntut untuk menghasilkan sesuatu yang tetap 'segar' dan tak terjebak pada panduan umum membuat film horor yang sudah kadaluwarsa.

    Akhirnya, SOLSTICE ini jadi sebuah produk yang salah kemasan. Seandainya film ini dibuat dengan konsep dasar sebuah film drama, maka bisa jadi ia lebih punya nilai lebih. Akting para pendukungnya cukup enak dipandang sementara dari sisi produksi, film ini tergolong bagus mengingat dana pembuatannya yang tak terlalu besar.

    Sumber = www.kapanlagi.com

      Waktu sekarang 11/12/16, 08:50 pm