Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Share

    lagunarain
    Brigadier
    Brigadier

    Female
    Gemini Dragon
    Posts : 104
    Location : under d sky
    Job/hobbies : nothing special
    Join date : 08.02.09
    Reputation : 7

    Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by lagunarain on 28/05/09, 01:20 pm

    Sudah bukan rahasia kalau biaya hidup di Jepang mahal banget, sampai-sampai Jepang dinobatkan menjadi negara termahal didunia. Tapi masih banyak saja yang datang ke Jepang. Buat Juragan yang tinggal Jepang, saya mau tanya, sampai kapan mau tinggal di Jepang? Sebelum memutuskan tinggal terus di Jepang atau kembali ke Indonesia, harus dipikirkan matang-matang. Kenapa?? Jawab sendiri ya ...



    Kali ini saya mau membahas tentang nasibnya orang mati di Jepang. Walaupun banyak orang Jepang yang mati bunuh diri, tapi jangan anggap mati itu murah di Jepang, mahall banget.



    Umumnya orang Jepang dimakamkan secara Budha, yaitu dengan dibakar, dan abunya akan dimasukkan ke dalam sebuah pot yang terbuat dari keramik. Tempat abu ini kemudian diletakkan di nisan kuburan bersama tempat abu anggota keluarganya yang telah meninggal sebelumnya. Selain terkait masalah keagamaan, cara ini juga dilakukan karena terbatasnya tanah yang dapat dijadikan lahan pemakaman di Jepang. Orang hidup saja berdesak-desakkan, apalagi orang yang sudah meninggal.








    Harga sebuah tempat pemakaman di Jepang berkisar antara 2 juta yen sampai 7juta yen, lebih mahal dari harga rumah ya, terus setiap tahunnya harus membayar biaya administrasi sampai 50 ribu yen. Ck ck ck…. Harga ini belum termasuk batu nisan yang harganya sampai jutaan yen pula. Tetapi setiap keluarga hanya butuh satu nisan yang dapat dipakai turun temurun. Tapi bagi orang kaya, ada juga yang memilih untuk memiliki nisan sendiri-sendiri.



    Selain itu, upacara kematian juga tak kalah mahalnya. Keluarga orang yang meninggal akan memanggil pendeta atau biksu untuk mengurus jenazah, mulai dari kremasi, mendoakan arwah, sampai memasukkan abu ke dalam nisan. Harga yang harus dibayar mencapai 2 juta yen. Walaupun ada sumbangan dari orang yang datang melayat, tapi tetap tidak akan cukup untuk membayar semua keperluan pemakaman, apalagi pemerintah hanya memberi uang duka 50 ribu yen, saking mahalnya, orang Jepang yang bukan Kristen pun mulai beralih menggunakan rumah duka yang harganya lebih murah.



    Mungkin ada Juragan yang bertanya, buat anak-anak apakah tarifnya dibedakan? Beda, tapi tidak terlalu jauh beda harganya. Kalau anak-anak yang meninggal dibawah umur 16 tahun, dimakamnya suka diletakkan boneka-boneka gitu, terus didepan makamnya biasanya diletakkan sesaji berupa mainan dan makanan.







    Jepang terkenal dengan teknologinya yang hebat banget, yang bisa menikmati teknologi tidak cuma orang yang masih hidup, yang sudah meninggal pun bisa. Mungkin bingung kan, bagaimana caranya?



    Ada system QR codes, yaitu berupa bar code yang diletakkan pada batu nisan, yang jika di scan maka akan menampilkan data-data tentang orang yang dimakamkan disitu, bisa juga menyimpan video dan foto-foto.



    Ada pula penerapan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) ke rumah pemakaman. Setelah jenazah dibakar, abunya dimasukkan ke dalam pot maka pot tersebut akan disimpan di dalam gudang. Ketika akan melakukan sembahyang untuk orang yang sudah meninggal tersebut, cukup menggunakan kartu RFID maka melalui sistim yang ada, pot tersebut akan dikeluarkan dari dalam gudang ke altar tempat persemayaman. Dan jika sudah selesai, pot tersebut akan dibawa kembali ke dalam gudang. Wahh….. lihat disini nih http://elitechoice.org/tag/nichiryoku/



    Bagaimana nasib homeless dan orang yang tidak memiliki keluarga? Siapa yang akan membiayai pemakamannya? Biasanya homeless dan orang jalanan yang meninggal dunia, kremasinya akan dibiayai oleh negara, selanjutnya abunya akan disimpan di kuil berhubung tidak diketahui dimana nisan pemakaman keluarganya. Kasihan ya, ketika meninggal arwahnya tidak bergabung dengan keluarganya.



    Nah, KoKiers Jepang. Apa sudah dipikirkan matang-matang bakalan menghabiskan sisa umur di Jepang? Terbayang kan banyaknya uang yang akan dihabiskan jika harus menyelenggarakan upacara kematian? Oops, bukan menakut-nakuti loh.
    grin

    kuya
    Moderator
    Moderator

    Male
    Posts : 596
    Location : tempat g bermimpi..
    Job/hobbies : DreamSoft.co.Ltd
    Join date : 08.02.09
    Reputation : 45

    Re: Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by kuya on 31/05/09, 01:20 pm

    beh mahal amad y..
    gambar yang terakhir mantep sangad...
    wah mesti invest dlu ah dari karang biar di akhir idup ku bisa dped t4 yang baik wkwkwkwkkwk..






    Salam SUPER.

    Grudiev
    Brigadier
    Brigadier

    Male
    Capricorn Dragon
    Posts : 268
    Location : nowhere
    Job/hobbies : tidur
    Join date : 16.03.09
    Reputation : 47

    Re: Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by Grudiev on 31/05/09, 02:12 pm

    gambar yg ke-5

    mungkin orang2 disana rata2 pada semasa hidupnya sudah mempersiapkan uang buat mengurus kematiannya

    emotion9
    Administrator
    Administrator

    Male
    Cancer Snake
    Posts : 819
    Location : in u'r database memories...
    Job/hobbies : Admin forum
    Join date : 07.02.09
    Reputation : 61

    Re: Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by emotion9 on 31/05/09, 07:18 pm

    emang orang jepang bener2 keren teknologinya...

    tapi kok sampe mati aja harus repot yah ?? hammer

    bersyukur masih di indo...

    hidup dan mati masih lebih murah jauh.... nohope deal

    CS
    Moderator
    Moderator

    Female
    Leo Snake
    Posts : 532
    Location : Jakarta
    Job/hobbies : reading, sleeping
    Join date : 04.03.09
    Reputation : 75

    Re: Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by CS on 31/05/09, 10:59 pm

    hmm, emng c kadang yg namanya tradisi, semahal2 nya jg akan ttp dilaksanakan...
    apalagi menurut kepecayaan tradisi tertentu (kyknya jepang termasuk), org yg meninggal itu harus diurus dengan sebaik2 nya, krn selain untuk membuat org tersebut mendapat yg terbaik di dunia lain, itu jg sangat berpengaruh terhadap sanak keluarga yg masih hidup...
    konon, semakin baik kita mengurus upacara kematian maupun kuburan kerabat kita, maka semakin baik jg kehidupan kita (termasuk rejeki dan kesejahteraan hidup).. nah, itu yg membuat org2 rela melakukan tradisi tersebut wlopun mahal...
    krn mrk ud percaya dgn semua tradisi itu sejak dulu bgt...

    klo menurut g c lbh penting kt mengurus org itu dgn baik semasa dia msh hidup, bukannya menelantarkan org itu wktu dia msh hidup, dan baru d sibuk2 ngeluarin duit byk stlh dia meninggal...
    tp klo yg namanya kepercayaan ya gk ad yg slh dan gk ad yg bener c...
    smuanya tergantung diri masing2...

    btw, jepang makin luar biasa aja, smpe kepikiran buat ciptain teknologi RFID sgala... hehehe...

    emotion9
    Administrator
    Administrator

    Male
    Cancer Snake
    Posts : 819
    Location : in u'r database memories...
    Job/hobbies : Admin forum
    Join date : 07.02.09
    Reputation : 61

    Re: Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by emotion9 on 02/06/09, 05:27 pm

    CS wrote:
    btw, jepang makin luar biasa aja, smpe kepikiran buat ciptain teknologi RFID sgala... hehehe...
    gatau karena kurang kerjaan apa emang butuh teknologi canggih RFID itu,orang jepang kayanya suka berlebihan x yah ?? confused

    klo gw ga salah binus mo bikin sistem RFID juga tapi buat librarynya...
    tapi klo ini buat pemakaman...

    tingkat kemajuan teknologi di indonesia sama di jepang kelihatan sangat jauh sekali yah nohope

    eh kyny gw terlalu sibuk ngurusin urusan lain,kerjaan proyek malah ga keurus hammer
    ngacir

    Sponsored content

    Re: Mahalnya hidup dan mati di jepang..

    Post by Sponsored content Today at 04:47 pm


      Waktu sekarang 08/12/16, 04:47 pm